Dengarkanlah rekaman audio/podcasting perdana untuk HENING Kasih Kekal,
April 1 2005 [11 min./.mp3/1.3 MB].Tuhan memberkati.
Hak cipta/Copyright (c) Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2005. All rights reserved
Teks:
Selamat berjumpa, saudara-saudari yang saya kasihi! Ini adalah untuk pertama-kalinya Kasih Kekal menyampaikan isi hatinya melalui bentuk audio format. Nama saya Jonathan K. Tunggal dan senang sekali saya dapat berada bersama saudara-saudari.
Bagian dari Kasih Kekal ini dinamai Hening Kasih Kekal. Mengapa nama ini? Kami mengambil pengertian dari 1 Raja-Raja 19 di mana Tuhan memperdengarkan suaraNya kepada Elia di tengah “angin sepoi-sepoi”atau lebih tepat di dalam “keheningan atau sesuatu yang tenang.” Dan tentunya Kasih Kekal dipakai karena ini adalah bagian dari situs Kasih Kekal di www.kasihkekal.org. Maka daripada itu, saya berdoa dan percaya bahwa melalui sarana ini, suara manusia harus diam dan tenang, tetapi dari situlah suara Tuhan Pencipta Langit dan Bumi boleh dinyatakan dengan murni, kudus, jelas, terang dan penuh kuasa.
Apa yang akan menjadi isi Hening Kasih Kekal? Direncanakan bahwa melalui sarana ini dapat disampaikan isi-isi situs Kasih Kekal melalui bentuk audio, baik melalui pembacaan artikel, penyampaian kesaksian, pembaharuan situs ini atau dapat juga disampaikan beberapa pemikiran yang sudah tertuang di Jurnal Kasih Kekal. Bukanlah maksudnya untuk menggantikan renungan anda pribadi dengan Tuhan! Bukan! Itu bukan maksud kami! Itu harus anda lakukan dan tanggung jawab anda sendiri dengan Tuhan! Tetapi, sarana-sarana di Kasih Kekal, seperti contohnya acara ini hanyalah sekedar untuk membantu anda sekalian dalam pertumbuhan rohani anda di dalam Kristus Yesus.
Mungkin akan segera anda sekalian sadari betapa sederhana acara yang ditayangkan ini. Memang! Kami sendiri terus-terang terkadang merasa agak malu atau boleh dikata canggung akan segala keterbatasan ini. Bahkan mungkin saudara-saudari sudah dapat kesimpulkan bahwa saya bukanlah seorang professional di bidang media komunikasi atau media audio. Ini memang benar! Kalau kami boleh berterus-terang, kami masih belum tahu kapan penayangan berikut kami? Percaya tidak, saudara-saudari! Ini memang istilahnya boleh dikatakan agak “nekat!”
Jadi, mengapa ini dimulai? Saya teringat akan kolom pertama yang ditulis di Jurnal Kasih Kekal untuk 10 Februari 2005. Ini alamat situsnya di jurnal.kasihkekal.org bilamana anda sekalian mau baca kolom-kolom yang lain. Di kolom pertama itu tertulis sebuah pemikiran berjudul:
Sembuh
Mari saya bacakan.
Yesaya 53:5
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
Kalau kita tidak berdoa dan percaya untuk kesembuhan akan penyakit-penyakit yang "kecil", bagaimana kita dapat percaya untuk kesembuhan penyakit yang "parah"? Iman sebiji sesawi dapat memindahkan gunung, bukan? Paling tidak, punyalah iman sebiji sesawi, diriku!! Begitulah kolom ini!
Sdr./Sdri., Ini memang suatu pemikiran sederhana akan Yesus sebagai penyembuh. Tetapi ada sesuatu kunci yang saya sangat percaya. Iman sebiji sesawi yang kita punya atau hal-hal kecil yang sudah diberikan, haruslah kita setia. Barangsiapa yang setia akan hal yang kecil, akan mendapat kepercayaan hal-hal yang besar. Kita akan berdoa akan penyakit-penyakit yang kecil, supaya suatu hari kekal kita berdoa untuk yang parah. Kita juga akan saksikan dan tulis pewahyuan-pewahyuan dari Tuhan, betapapun sederhananya itu!
Pada waktu Kasih Kekal dimulai di 1 Januari 2003, banyak pertanyaan di dalam hati ini. Dari mana bahan-nya? Dari mana sarananya? Kapan ada waktunya? Siapa yang sudi membaca dan menyempatkan waktu untuk ini?
Sdr-Sdri. Immanuel! Tuhan beserta dengan kami sampai saat ini! Masih terus ada bahan. Masih terus ada berkat. Masih terus ada penyertaan. Tuhan tidak lepaskan. Tambah kami lemah, tambah Dia campur tangan! Tambah kami lepas kendali, tambah Roh Kudus ambil kendali! Tambah kami berserah, tambah kuat kuasaNya!
Kita semua penuh dengan kelemahan dan keterbatasan. Tetapi saya tahu, Dia, ROH KUDUS, Pencipta Langit dan Bumi, yang dikirimkan oleh Bapa di Surga sebagai Penolong bahkan Pengendali dari segala hal, bukankah Dia ada di dalam saya, menguasai saya dan juga anda sekalian? Dia kuat, dia kuat dan dia kuat meskipun kita lemah.
Jadi kembali ke pertanyaan semula, akan ke manakah arah tujuan acara ini? Jawab saya adalah bahwa kami mau setia akan hal-hal yang kecil dan menanam iman biji sesawi ini. Rangkum satu artikel! Tulis satu kolom jurnal! Mulai rekam sat kemasan dalam bentuk audio! Itulah desakan hatinNya kepada kami. Dan saya percaya kalau saya dan tentunya, anda sekalian, kalau kita setia, maka gunung itu akan dipindahkan! Halleluya!
Bagaimana dengan anda sekalian?
Sdr-Sdri, demikianlah rekaman perdana Hening Kasih Kekal di April 1, 2005. Tibalah kami ke akhir dari permulaan Hening Kasih Kekal. Saya percaya bahwa Dia Immanuel, Dia akan beserta dengan kita sekalian, Dia akan menuntun kita melalui tujuan indah yang telah Dia persiapkan untuk setiap umat percaya. Tentunya, doakanlah akan kelanjutan ini. Dan saya, JKT, menutup dengan pembacaan ayat berikut yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Roma.
Roma 8: 38-39
Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Sampai jumpa di edisi berikutnya. Tuhan memberkati.
Hak cipta/Copyright (c) Kasih Kekal www.kasihkekal.org 2005. All rights reserved